Pada senin 18 maret 2019, kami Mahasiswa KPI/B4 melakukan kunjungan ke Radio Manggala. Di mulai setelah jam kuliah pertama selesai. Dengan mengendarai sepeda motor dengan berboncengan serta memakai seragam KPI secara kompak. Memulai perjalanan dari Kampus barat dan menuju arah timur ke arah Pati. Melakukan perjalanan kira-kira 5 menit dari kampus.
Tempat Radio Manggala berada di kiri jalan dan terdapat plang bertulis Radio Manggal berwarna hijau. Sesampai di sana kami bertemu dengan pegawai Radio Manggala yaitu beliau Pak Alvin. Beliau menyampaikan beberapa hal mengenai manajemen ficer Radio Manggala tersebut diantarnya yaitu:
1. Terbitnya tidak setiap hari.
2. Ide.
3. Naskah radio pendek.
4. Jam penyiaran radio
05:00 siraman rohani
06:00-08:00 musik dan Indonesia pagi
08:00-10:00 lagu nostalgia
10:00-11:00 dangdutan
11:00-12:00 gayeng manggala
12:00-13:00 lagu barat
14:00 istirahat
15:00-17:00 semarak manggala
17:00-18:00 nuansa senja
18:00-22:00 hits terkini
22:00-02:00 lagu nostalgia
Mencari berita dari internet untuk di siarkan. Radio tidak ada libur. Radio manggal sehari biasanya menayangkan satu berita.
Manajemen penyiaran:
1. Menentukan jadwal
2. Satu kali siaran biasnya durasi 4 jam
Mengenai iklan biasanya sesuai kesepakatan. Radio bisa pindah tempat dan harus izin wewenang yang berwajib. Spektrum radio menggal bisa di jangkau : Jepara kota, Semarang, Temanggung, Surabaya, Demak.
Minggu, 31 Maret 2019
Minggu, 17 Maret 2019
Kunjungan ke Media Cetak Suara Nadliyyin
Nanik Riyanti
Ahmad Santosa
Khoirul Anam
Isna Alfiatin Nafiah
LAPORAN KUNJUNGAN KE SUARA NADLIYYIN
Pertama kami Mahasiswa KPI b4 mendapat tugas untuk mengunjungii sebuah media cetak. Kami melakukan kunjungan pada hari senin tanggal 11 maret 2019, kami mendatangi media cetak, tempatnya di gedung PWCNU di Jln. Pramuka Kudus. Kami melakukan kunjungan pada jam 15:00 setelah mata kuliah ketiga. Maksud dan tujuan kunjungan yaitu untuk mengetahui lebih banyak bagaimana menulis feature dengan baik untuk bisa di terbitkan di dalam sebuah media cetak.
Kami melakukan perjalanan dengan sepeda motor dengan berboncengan. Melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit dari Kampus menuju arah barat. Sesampainya disana kami disambut baik oleh para pengurus Suara Nadliyyin. Pertama-tama kami disambut oleh Bapak Komar selaku pengurus Suara Nadliyyin, beliau menyampaikan serta membuka acara pada sore itu.
Setelah itu di ganti oleh sambutab dari kelas KPI b4 yaitu Santosa untuk menyampaikan maksud serta tujuan. Setelah itu materi disampaikan juga oleh Bapak Eros, beliau menyampaikan banyak hal diantaranya: bagaimama cara menulis feauture dengan baik, tak lupa menyampaikan bagaimana berdirinya Suara Nadliyyin.
Suara Nadliyyin pertama berdiri pada Agustus 2017. Di dirikan media cetak di era yang sudah globalisasi seperti ini karena melihat kondisi masyarakat yang masih semangat membaca tapi notabenya tidak bisa melalui media online seperti saat ini. Maka beliau-beliau berinisiatif untuk mendirikan media cetak. Setelah itu menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan tehnik menulis feature pula.
Ahmad Santosa
Khoirul Anam
Isna Alfiatin Nafiah
LAPORAN KUNJUNGAN KE SUARA NADLIYYIN
Pertama kami Mahasiswa KPI b4 mendapat tugas untuk mengunjungii sebuah media cetak. Kami melakukan kunjungan pada hari senin tanggal 11 maret 2019, kami mendatangi media cetak, tempatnya di gedung PWCNU di Jln. Pramuka Kudus. Kami melakukan kunjungan pada jam 15:00 setelah mata kuliah ketiga. Maksud dan tujuan kunjungan yaitu untuk mengetahui lebih banyak bagaimana menulis feature dengan baik untuk bisa di terbitkan di dalam sebuah media cetak.
Kami melakukan perjalanan dengan sepeda motor dengan berboncengan. Melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit dari Kampus menuju arah barat. Sesampainya disana kami disambut baik oleh para pengurus Suara Nadliyyin. Pertama-tama kami disambut oleh Bapak Komar selaku pengurus Suara Nadliyyin, beliau menyampaikan serta membuka acara pada sore itu.
Setelah itu di ganti oleh sambutab dari kelas KPI b4 yaitu Santosa untuk menyampaikan maksud serta tujuan. Setelah itu materi disampaikan juga oleh Bapak Eros, beliau menyampaikan banyak hal diantaranya: bagaimama cara menulis feauture dengan baik, tak lupa menyampaikan bagaimana berdirinya Suara Nadliyyin.
Suara Nadliyyin pertama berdiri pada Agustus 2017. Di dirikan media cetak di era yang sudah globalisasi seperti ini karena melihat kondisi masyarakat yang masih semangat membaca tapi notabenya tidak bisa melalui media online seperti saat ini. Maka beliau-beliau berinisiatif untuk mendirikan media cetak. Setelah itu menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan tehnik menulis feature pula.
Minggu, 10 Maret 2019
Ketatnya Menwa Di Kampus Hijau
Menwa kampus IAIN Kudus atau biasa juga di sebut dengan Kampus Hijau, dibawah naungan Rektorat Tiga, tanpa melalui Sema dan Dema. Menwa sendiri memiliki gedung di sebelah pintu masuk Kampus Hijau di samping jalan masuk di Kampus Barat, karena IAIN Kudus memiliki dua tempat yaitu antara Timur dan juga Barat.
Proses seleksi Menwa amatlah disipilin dan juga amat ketat serta akan lebih mengutamakan kekuatan fisik, baik itu mahasiswa ataupun mahasiswi. Dalam Menwa di ajarkan mengenai tanggung jawab juga. Dalam Menwa sudah banyak mendapatkan prestasi dan juga penghargaan. Proses seleksi yang amat ketat ini mencetak mahasiswi kuat.
Proses seleksi Menwa amatlah disipilin dan juga amat ketat serta akan lebih mengutamakan kekuatan fisik, baik itu mahasiswa ataupun mahasiswi. Dalam Menwa di ajarkan mengenai tanggung jawab juga. Dalam Menwa sudah banyak mendapatkan prestasi dan juga penghargaan. Proses seleksi yang amat ketat ini mencetak mahasiswi kuat.
Senin, 04 Maret 2019
Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Anatomi dan Tehnik Penulisan Feature.
Pengertian feature :
1. Karangan khas yang menuturkan fakta, berita atau proses disertai penjelasan riwayat aslinya (Asep Samsul M.R).
2. Liputan mengenai kejadian yang dapat menyentuh perasaan ataupun penambahan pengetahuan audien dan mendalam tidak terkait aktualisasi (Jim Atkins).
Ciri-ciri :
Asep Samsul M.R :
1. Human interest
2. Unsur sastra
Thahyono Widarmanto :
1. Kreatif
2. Subjektif
3. Informatif
4. Mendidik
5. Menghibur
6. Awet
7. Faktual
8. Panjang tak tentu
9. Gaya penulisan yang hidup
Struktur anatomi :
1. Head (kepala)
2. Lead (teras)
3. Bridge (jembatan)
4. Body (isi)
5. Ending (penutup)
Tehnik penulisan :
Thahyono Widarmanto :
1. Piramida terbalik
2. Piramida
3. Kronologis
4. Segi empat
1. Karangan khas yang menuturkan fakta, berita atau proses disertai penjelasan riwayat aslinya (Asep Samsul M.R).
2. Liputan mengenai kejadian yang dapat menyentuh perasaan ataupun penambahan pengetahuan audien dan mendalam tidak terkait aktualisasi (Jim Atkins).
Ciri-ciri :
Asep Samsul M.R :
1. Human interest
2. Unsur sastra
Thahyono Widarmanto :
1. Kreatif
2. Subjektif
3. Informatif
4. Mendidik
5. Menghibur
6. Awet
7. Faktual
8. Panjang tak tentu
9. Gaya penulisan yang hidup
Struktur anatomi :
1. Head (kepala)
2. Lead (teras)
3. Bridge (jembatan)
4. Body (isi)
5. Ending (penutup)
Tehnik penulisan :
Thahyono Widarmanto :
1. Piramida terbalik
2. Piramida
3. Kronologis
4. Segi empat
Langganan:
Postingan (Atom)